Sabang Tuan Rumah Aceh Freediving Championship 2018

SABANG – Para divers dalam dan luar negeri, bakal berkumpul di Kota Sabang pada 2-9 November 2018 mendatang. Yaitu pada kejuaraan internasional selam bertajuk “Aceh Freediving Championship 2018”. Kompetisi ini akan dipusatkan di Pulau Weh, Sabang.

Menteri Pariwisata Arief Yahya, optimis kejuaraan ini bakal diikuti banyak peserta dari luar negeri. Sebab, Sabang adalah salah satu surga bawah laut bagi penggemar diving.

“Potensi wisata bahari kita memang world class semua. Raja Ampat Papua, Alor NTT, Pulau Komodo NTT, Lembongan Bali, dan Lembeh Sulawesi Utara, dan Aceh sudah menjadi langganan tampil di top 5 destinasi selam terbaik di Asia Pasifik, dan dunia,” kata Menpar Arief Yahya, Sabtu (4/8/2018).

Dari data sepanjang 2011-2015, destinasi bahari itu Indonesia banyak mendapat penghargaan. Dive Magazine, Scuba Diving, majalah panduan traveller dunia yang hobi diving dan snorkeling, juga pernah memberi acungan jempol pada destinasi selam andalan Indonesia itu.

“Berbagai penghargaan itu diberikan tidak sembarangan, itu mempertaruhkan reputasi mereka jika tidak credible. Karena itu penghargaan itu juga menaikkan credibility destinasi selam kita,” ungkap Menpar Arief Yahya.

Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Aceh, Rahmadhani mengatakan, Kejuaraan selam tahun ini ditargetkan diikuti lebih dari 20 negara. Hadiah juga akan lebih besar dibanding tahun lalu. Kementerian Pariwisata mengalokasikan dana Rp 90 juta dan Badan Pengusahaan Kawasan Sabang atau BPKS Rp 150 juta.

“Tahun kemarin Freediving Championship berlangsung sukses. Itu menjadi modal kuat bagi kami Freediving Championship 2018 bisa lebih sukses,” kata Rahmadhani.

Rahmadhani berharap, penyelenggaraan Aceh International Freediving Championship 2018 ini tidak hanya mampu menarik lebih banyak peserta dari berbagai negara. Tetapi juga bisa meningkatkan wisatawan mancanegaranya.

“Kejuaraan selam internasional ini digelar memang untuk menarik minat wisatawan khusus penyelam luar negeri berkunjung ke Indonesia, khususnya Pulau Weh, Sabang,” kata Rahmadhani.

Dia menambahkan, kejuaraan ini sekaligus menjadi ajang memperkenalkan Sabang kepada para penyelam dunia. Pulau Weh memiliki ragam pesona keindahan dan keunikan alam bawah laut

“Sabang selama ini dikenal oleh wisman sebagai destinasi wisata bahari dunia. Sudah menjadi favorit bagi wisatawan yang menggunakan kapal layar dan kapal pesiar.

“Dengan modal kuat itu, Sabang pasti mampu menjadi tuan rumah menyelenggarakan kejuaraan selam berskala internasional ini,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>