Masjid Raya Baiturrahman

Aceh dengan julukan Serambi Mekkah telah menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan yang ingin berwisata religi, kehadiran ikon Masjid Raya Baiturrahman yang berdiri tegak di pusat kota provinsi telah mengokohkan citra Aceh yang memiliki sejarah panjang.

Masjid yang begitu masyhur di era Sultan Iskandar Muda ini pada masa selain sebagai tempat ibadah juga menjadi benteng pertahanan pejuang Aceh melawan penjajahan kolonial Belanda. Kini, Masjid yang memiliki 7 kubah serta 12 payung elektrik tersebut tampil dengan menawan terlebih pada saat malam hari, selain itu pada Kompetisi Wisata Halal Nasional 2016, Masjid Raya Baiturrahman terpilih sebagai pemenang yang menyandang predikat sebagai Daya Tarik Wisata Terbaik.

Aceh as known as Serambi Mecca has become a magnet for tourists who want to travel religious, the presence of the iconic Baiturrahman Grand Mosque standing upright in the center of the province has cemented the image of Aceh which has a long history.

The mosque is so famous in the era of Sultan Iskandar Muda, other than as a place of worship is also became a defensive bastion of Aceh against the Dutch colonialism.
Now, the mosque which has 7 domes and 12 electric umbrellas look so fascinating especially in the night, in addition to the National Halal Tourism Competition 2016, Baiturrahman Grand Mosque was chosen as the winner who bears the title as The Best Tourism Attractions.